Kamis, 25 Maret 2010

Keterangan Gambar


Gb 1. Yang Maha Welas Asih Kwan Se Im Posat Mohosat (Dewi Kwan Im)
Gb 2. Ketua Master Pembina Alam Neraka Tee Cong Ong Posat Mohosat

Gb 3. kanan : Dewa Seng Huang (Dewa Wali Kota) kiri: Tho Tee Kong
(Hok-Sin atau Hok Tik Ceng Sin. Malaikat Keberuntungan:babak ke 41)

Gb 4. Pejabat Seksi Pahala Amal (Gb. menghadap) dan saksi Pidana Kejahatan.
Gb 5. Utusan Neraka Perengut Nyawa Si Hitam (Gb. kanan) dan Si Putih (Gb. kiri). (babak ke 3 dan ke 33)

Gb 6. Pejabat Seksi Penelitian (Gb. kiri) dan Dewa Kemuliaan (dengan lidahnya yang panjang). (babak ke 56)

Gb7. kanan:,Raja Setan, kiri: Jaksa Neraka

Gb 8. lJtusan Neraka Perengut Nyawa : Perwira berkepaIa sapi dan Perwira bertampang kuda (babak ke 10 dan ke 12 )

Gb 9. Malaikat Peronda Siang dan Malaikat Peronda Malam (kanan-kiri) (babak ke 10; 60; 61; 62)
Gb 10. Penguasa Istana Kaisar Jade (Kaisar Giok Hong Tay Tee / Giok Tee)
Gb.11 Kaisar Astana Gunung Timur (Tong Yi Tay Tee) dgn pejabat Seksi Pahala AmaI dan Seksi Pidana kejahatan (babak ke 5 dan babak ke 60)

Gb 12. Kaisar Feng Du (Fang du Tay Tee)
Gb 13. Markas Pemangku Wilayah Kota (babak ke 41)

Gb.14. Suasana di salah satu rumah keluarga yang anggota keluarganya meninggal.

Gb 15. Penguasa Astana ke 1 : Raja Chin Kuang (Yam Ong Chin Kuang Wang)
dengan perlengkapan sarana Panggung Cermin Dosa. (baca babak ke 6)

Gb 16. Penguasa Astana ke 2 : Raja Chu Ciang (Yam Ong Chu Ciang Wang )
Gb 17. Penguasa Astana ke 3 : Raja Song Ti (Yam Ong Song Ti Wang) dan siksa di Neraka perlindasan kereta (baca babak ke 49)

Gb 18. Penguasa Astana ke 4 : Raja Wu Kwan (Yam Ong Wu Kwan Wang) dan siksa di Neroka Kolam Kotoran Darah (baca babak ke 61)

Gb 19. Penguasa Astana ke 5 : Raja Shen Lo (Yam Ong Shell LO Wang ) dan Panggung Menerawang Kampung Halaman (babak ke 30) serta siksa di perbukitan pisau.

Gb 20. Penguasa Astana ke 6 : Raja Pian Cheng (Yam Ong Pian Cheng Wang) dan siksa pemenggalan tubuh (babak ke 26)

Gb 21. Penguasa Astana ke 7 : Raja Thai San (Yam Ong Thai San Wang) dan siksa Penggorengan dengan minyak mendidih (babak 46) serta siksa Cabut lidah dan Coblos Pipi (babak 47)

Gb 22. Penguasa Astana ke 9: Raja Tu Shi (Yam OngTu Shi Wang) dan siksa pembedahan dada serta pembedahan tempurung kepala

Gb 23.Penguasa Astana ke 8 : Raja Bing Teng (Yam Ong Bing Teng Wang) dan siksa Congkel Mata. (babak ke 16) pemenggalan tangan, kaki dan tubuh. (babak ke 50).

Gb 24. Penguasa Astana ke 10 : Raja Zhuan Lun (Yam Ong Zhuan Lun Wang ) dan kedai Meng Pho Thing (Kedai minum Sup Pelupa. (babak ke 57)

Gb 25 & 26. Hakekat 6 jaIur Tumimbal lahir:
1. Jalur Dewata;
2. Jalur Manusia;
3. Jalur Asyura (Iblis);
4. Jalur binatang;
5. Jalur Setan kelaparan
6. Jalur Neraka (babak ke 58)

::selesai disunting pada: Jumat, 26 Feb 2010, 11:00

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar